MUSEUM KALIMANTAN BARAT

 1. KAIN SONGKET APLIKASI (SARUNG)

Asal Pontianak. Terbuat dari benang katun dengan warna dasar hitam, bersongket benang emas. Kepala kain dihiasi motif tumpal, didalam tumpal terdapat motif kelopak bunga dan seluran serta diapit motif gelombang keseluruhan bidang kain bertabur benang emas bermotif tangkai-tangkai bunga. Kain ini digunakan oleh pengantin Melayu Pontianak atau pada acara sunatan yang dipakai oleh sisuna.

No Inventaris              : 2906/E

Ukuran                        : P. 108 cm, L. 87,5 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


2. KAIN PUOK KUMBOH

Asal Kapuas Hulu.Terbuat dari benang katun disongket dengan teknik ikat dan pewarna alami kedua ujung berumbai.Bidang kain dipenuhi motif manusia(mantuari),pilin dan garis-garis horizontal.Digunakan sebagai alat perlengkapan upacara kematian pada suku Dayak Iban di Kapuas Hulu.

No Inventaris  : 5766/E

Ukuran                        : P.182 cm, L.101 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


3. BAJU MANIK (KELAMBI MANIK) DAN ROK MANIK (KING TATAK)



Asal Kapuas Hulu. Baju terbuat kain warna hitam berles merah dan kuning, dihiasi motif kait (akar), Berumbai manic-manik kaca dan kerincing serta les pita uang logam. Rok berhiaskan manic-manik kaca dan Kerang, bagian bawah berumbai manic dan kerincing. Pakaian ini digunakan oleh wanita suku Dayak Taman pada upacara adat seperti gawai. Warna hitam bagi sipemakai melambangkan orang yang dituakan pada suku Dayak Taman, Kapuas Hulu

No inventaris  : 5495/E

Ukuran            : 2 helai ( rok) P. 58 cm, L. 42 cm (tangan ke tangan) 63 cm, (atas ke bawah) 55 cm, (ketiak ke bawah) 39 cm, (ketiak ke ketiak) 43 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


4. KAIN TENUN SIDAN

Asal Kapuas Hulu. Terbuat dari benang katun, dibuat dengan teknik ikat dan menggunakan jalinan benang lungsi warna merah, coklat, kuning, hijau, biru dan putih. Bidang kain dipenuhi motif kait, tumpal, belah ketupat, sedangkan pada kedua sisinya bermotif garis-garis horizontal warna merah, hijau, coklat, putih dan biru.

Kain ini digunakan oleh kaum wanita sebagai pelengkap pakaian tradisional sewaktu melaksanakan hajatan atau perayaan

No Inventaris  :  6968/E

Ukuran                        : 1 helai P. 130 cm, L. 65 cm

      Koleksi Museum Kalimantan Barat


5. KAIN SONGKET LUNGGI

Asal Sambas. Terbuat dari benang katun warna oranye, disongket dengan benang. Kepala kain dihiasi motif tumpal. Suluran, kait dan geometris, pada sisi kiri dan kanansuluir daun atau pola pilin tegar yang diapit garis- garis vertical, pilin dan gelombang. Bidang/badan kain dihiasi motif sulur daun atau pola pilin tegar dan bunga atau pola kertas temple. Kedua ujung kain bermotif geometris yang diapit garis-garis horizontal dan gelombang. Kain songket ini digunakan pada saat menghadiri upacara atad seperti perkawinan atau hajatann lainnya dan juga dipakainsebagai pelengkap barang hantaran dari mempelai pria kepadan mempelai wanita

No inventaris  : 01/MKB/15

Ukuran                        : 1 helai P. 181 cm, L. 106 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


6.     KAIN CORAK INSANG (SARUNG)

No inventaris              : 02/MKB/2015

Ukuran                        : 1 helai P. 124 cm, L. 178 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


7.     KAIN SONGKET CUAL (SARUNG)

No inventaris  : 6641

Ukuran            : 1 helai P. 107 cm, L. 95.5 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat


8. SELENDANG 

No inventaris  : 4685/E

Ukuran            : 1 helai P. 180 cm, L. 63 cm

Koleksi Museum Kalimantan Barat













Komentar

Postingan Populer