MUSEUM KABUPATEN MAMASA PROVINSI SULAWESI BARAT

 1. TALANA ( CELANA)

Bahan terbuat dari bahan katun ditenun secara tradisional, memiliki ragam hias garis-garis berwarna hitam, oranye kuning dan putih. Berfungsi sebagai kelengkapan pakaian adat, dan dipakai oleh laki-laki di daerah Mamasa pada saat pesta adat berlangsung

No inventaris:

Ukuran : Pinggang. 112 cm, P. 54 cm

Koleksi Museum Kab. Mamasa


2. SALEMPANG (SELENDANG)

Bahan terbuat dari benang katun, berwarna dasar putih ditenun secara tradisional, memiliki ragam hias garis – garis berwarna merah maron, biru, hitam dan putih. Berfungsi sebagai kelengkapan pakaian adat dan digunakan oleh laki – laki di daerah kab. Mamasa pada saat upacara adat berlangsung.

No inventaris:

Ukuran: P. 240 cm, L. 38 cm

Koleksi Museum Kab. Mamasa


3. SAMBU BARUMBUNG (SARUNG)

Bahan terbuat dari benang katun, ditenun secara tradisional, berwarna dasar merah, memiliki ragam hias geometris berupa garis-garis, belah ketupat, dan gayang (keris), tau tau (manusia). Pada masyarakat Mamasa yang menggunakan motif tau tau dan gayang adalah golongan bangsawan. Berfungsi sebagai sarung dan dipakai pada saat upacara adat berlangsung seperti perkawinan dan penjemputan tamu di daerah Mamasa.

Ukuran: P. 154 cm, D. 121 cm

Koleksi Museum Kab. Mamasa


4. SALEMPANG (SELENDANG)

Bahan terbuat dari bahan benang katun, berwarna dasar merah ditenun secara tradisional, memiliki ragam hias geometris berupa garis-garis, belah ketupat berwarna hijau, oranye, putih dan hitam. Berfungsi sebagai kelengkapan pakaian adat yang digunakan oleh laki-laki di daerah Mamasa pada saat upacara adat berlangsung.




Komentar

Postingan Populer